MATARAM–Gubernur Nusa Tenggara
Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melantik 8 pejabat eselon II dan 5 pejabat
eselon III lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Prosesi pelantikan berlangsung di
Pendopo Gubernur NTB, Rabu (17/9).
Iqbal menegaskan, seleksi pejabat
dilakukan secara objektif dengan prinsip meritokrasi.
“Baru saya kenal setelah mereka
masuk tiga besar. Jadi alhamdulillah, ini adalah yang terbaik yang bisa kita
persembahkan untuk NTB,” ujarnya usai pelantikan.
Enam pejabat eselon II yang
dilantik, yakni:
Herman Budi sebagai Inspektur
Inspektorat NTB.
Syamsudin sebagai Kepala Dinas
Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ervan Anwar sebagai Kepala Dinas
Perhubungan.
Irnadi Kusuma sebagai Kepala
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Marga Sulkifli Rayes sebagai
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda NTB.
Dr. Hubadi sebagai Kepala Biro
Hukum Setda NTB.
Selain itu, Dr. Najamuddin Amy
dipindah dari jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) menjadi
Kepala Biro Ekonomi NTB.
Sedangkan M. Taufik Hidayat, yang
sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun), kini
dipercaya sebagai Kepala Biro Organisasi Setda NTB.
Menjawab sorotan publik terkait
absennya pejabat perempuan dalam pelantikan kali ini, Iqbal menyebut jumlah
pendaftar perempuan memang sangat sedikit.
“Tidak banyak yang ikut pansel,
sehingga di tiga besar hanya satu perempuan yang lolos. Jadi ke depan kita
dorong lebih banyak pejabat perempuan ikut seleksi,” ungkapnya.
Iqbal memastikan proses seleksi
jabatan akan terus mengedepankan sistem merit. Saat ini, masih banyak kursi
kepala OPD yang kosong, sehingga panitia seleksi berikutnya segera dibuka.
“Pansel pertama ini dibatasi
hanya enam jabatan supaya tidak terlalu padat. Tapi yang daftar mencapai 66
orang, rata-rata 11 per OPD. Ini menunjukkan ada kepercayaan terhadap proses
yang kita lakukan,” ujarnya.
Meski menelan biaya besar,
terutama untuk asesmen, Gubernur menegaskan transparansi tetap dijaga. Rotasi
eselon III juga disebut sebagai bentuk penyegaran dan penyesuaian kebutuhan
organisasi.
“Ke depan akan lebih banyak
beauty contest untuk pejabat eselon III dan pansel untuk eselon II yang masih
dijabat pelaksana tugas,” pungkasnya.
sumber : radar lombok

