Menjaga Tradisi dan Melindungi Anak, BRIDA NTB dan PORDASI Sumbawa Kolaborasi Riset Joki Cilik


Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menggandeng Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Sumbawa, melakukan pendataan awal riset terkait fenomena joki cilik.


Riset yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 September 2025, dipimpin langsung oleh Koordinator Pokja Riset Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan BRIDA NTB, Iskandar Sukmana, S.Pd., M.Pd.

Ia menegaskan bahwa riset ini merupakan langkah awal untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak tanpa mengabaikan nilai budaya lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa tradisi pacuan kuda tetap lestari, namun dengan standar keselamatan dan perlindungan anak yang sesuai regulasi,” ujar Iskandar Sukmana, Jumat (26/9/2025).

BRIDA NTB menilai bahwa keterlibatan PORDASI sebagai pemangku kepentingan utama sangat krusial dalam memahami kondisi lapangan dan menyusun rekomendasi kebijakan yang berkeadilan.

“Kami tidak hanya mengumpulkan data, tapi juga mendengar langsung dari pelaku tradisi. Ini penting agar kebijakan yang lahir benar-benar aplikatif dan diterima masyarakat,” tambah Iskandar.

Melalui riset ini, BRIDA berharap dapat merumuskan standar usia, perlengkapan keselamatan, serta mekanisme pengawasan yang berpihak pada anak, tanpa menghilangkan esensi budaya pacuan kuda yang telah mengakar kuat di masyarakat Sumbawa.

Sementara jajaran pengurus PORDASI Kabupaten Sumbawa, yang diwakili langsung oleh Ketua PORDASI, H. Jabir, S.Pd, dalam pertemuan tersebut, menyampaikan sejumlah agenda penting, termasuk rencana lomba pacuan kuda pada Oktober 2025 mendatang, yang akan melibatkan joki cilik dari seluruh NTB.

“Kami menyambut baik riset ini. PORDASI memiliki tanggung jawab moral dan regulatif untuk memastikan pacuan kuda berjalan aman dan sesuai aturan,” kata H. Jabir.

Selain itu, PORDASI juga memaparkan program revitalisasi Lapangan Pacuan Kuda di Kabupaten Sumbawa, termasuk peningkatan sarana dan prasarana agar layak digunakan untuk latihan maupun kejuaraan #radarlombok

#suaralombok